Feeds:
Tulisan
Komentar

Sejak pertengahan agustus 2006 sebuah perkumpulan seni yg menamakan jatidirinya dg sebuah nama “KRIDHO BUDOYO” memfokuskan pada kesenian Jaranan Campursari. Mencermati kepedulian masyarakat terhadap kesenian trdisional jaranan campursari mulai berkurang, mereka menunjukkan   bahwa kesenian tersebut masih hidup dan mungkin akan bangkit lagi, sebagimana dituturkan oleh Bapak M. Mukhtar (ketua Kridho Budoyo) yg bermarkas di Jl. Kauman No. 8 Mangli Kecamatan Kaliwates Kabupaten Jember Provinsi Jawa Timur.

Mengamati penampilan para seniman jarananan campursari Kridho Budoyo dalam 2 tahun terakhir sungguh fenomenal. Mereka telah menunjukkan taji dalam berbagai even lokal maupun regional seperti pernah tampil di Bank Indonesia – BI Jember dalam rangka ulang tahun kemerdekaan RI tahun 2007, di Mandiri Land dalam rangka sosialisasi bedah desa atas undangan Kecamatan Kaliwates tahun 2007, di AUTO2000 atas undangan AUTO2000 Jember, di Hotel Bandung Permai atas undangan dari DLLAJ Jember tahun 2008, dan banyak lagi dari undangan perorangan dalam acara pernikahan, khitan dll.

Ini membuktikan keberadaan kesenian jaranan campursari Krido Budoyo Jember masih mempunyai tempat dihati para pengemar seni, menilik kesenian tersebut adalah kesenian dari daerah jawa timur bagian barat daya (Tulungagung, Kediri & Ponorogo).